Anglerfish, dengan nama ilmiah Lophiiformes, adalah ikan laut dalam yang menghuni perairan gelap, jauh dari jangkauan sinar matahari. Makhluk laut ini biasanya tinggal di kedalaman antara 200 hingga 2000 meter, sehingga jarang terlihat di permukaan laut. Namun, baru-baru ini, dunia maya dikejutkan dengan penampakan seekor anglerfish yang muncul di permukaan laut, sebuah peristiwa yang sangat langka.
Peristiwa tersebut terjadi di Spanyol, tepatnya di perairan Tenerife, salah satu pulau di Kepulauan Canary. Menurut laporan dari New York Times pada Sabtu, 15 Februari 2025, ikan anglerfish ini ditemukan di tepi laut Tenerife dan diabadikan oleh seorang fotografer bawah laut bernama David Jara Boguna. Kejadian ini menjadi viral di internet, mengundang rasa penasaran banyak orang.
Penampakan anglerfish tersebut terjadi sekitar dua kilometer dari lepas pantai Tenerife. Ikan itu terlihat berenang secara vertikal dari kedalaman laut yang sangat dalam. Yang lebih mengejutkan lagi, ikan tersebut bukan sembarang anglerfish, melainkan spesies langka yang dikenal sebagai abyssal humpback anglerfish, salah satu spesies yang sangat sulit ditemukan dan hanya hidup di kedalaman laut yang sangat gelap.
Kemunculan ikan ini di permukaan laut memunculkan banyak pertanyaan di kalangan warganet. Banyak yang penasaran tentang apa yang membuat anglerfish yang biasanya hidup di kedalaman laut tiba-tiba muncul ke permukaan. Para ilmuwan mulai mencari penjelasan yang masuk akal untuk fenomena ini.
Penyebab Kemunculan Anglerfish di Permukaan.
Menurut para ilmuwan dari Condrick-Tenerife, yang dikutip oleh New York Times, ada beberapa teori yang mungkin menjelaskan fenomena ini. Salah satunya adalah adanya perubahan arus di laut dalam yang memaksa anglerfish bergerak ke permukaan. Kemungkinan lain adalah ikan tersebut sedang berusaha melarikan diri dari predator yang lebih besar.
Sementara itu, menurut laporan dari Oceanus Magazine, fenomena cuaca "El Niño" juga dapat menjadi faktor yang menyebabkan anglerfish muncul ke permukaan. El Niño adalah pola cuaca yang dapat menyebabkan perubahan signifikan pada suhu laut, yang dapat mempengaruhi kehidupan laut di berbagai wilayah. Kemunculan anglerfish di perairan dangkal Tenerife mungkin berkaitan dengan perubahan suhu laut akibat El Niño.
Ahli biologi kelautan, Laia Valor, juga berkomentar mengenai fenomena ini. Dalam wawancaranya, ia menyatakan, "Ada ribuan kemungkinan alasan mengapa ikan tersebut berada di permukaan. Ini merupakan kejadian yang sangat langka dan jarang terjadi. Meski demikian, kami tidak bisa mengatakan bahwa fenomena serupa belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, ini adalah pertama kalinya fenomena ini didokumentasikan dalam kondisi yang begitu spesifik."
Ben Frable, Manajer koleksi senior vertebrata laut di Scripps Institution of Oceanography di California Selatan, memiliki pandangan lain. Menurutnya, anglerfish mungkin sedang dalam kondisi yang sulit atau sedang dikejar oleh predator, sehingga tanpa sengaja berenang ke perairan dangkal. Frable juga menyebut bahwa anglerfish memiliki kantung renang atau kelenjar gas, yang dapat membuat ikan ini naik ke permukaan jika gas di dalam tubuhnya mengembang secara berlebihan.
Selain itu, Frable juga menyebutkan bahwa wilayah perairan di sekitar Kepulauan Canary terkenal dengan aktivitas vulkaniknya. Kemungkinan lain adalah ikan tersebut terjebak dalam kolom air hangat yang naik dari dasar laut akibat aktivitas vulkanik. Kolom air hangat ini bisa membawa ikan dari kedalaman laut ke perairan dangkal tanpa sengaja.
Fakta Menarik tentang Anglerfish.
1. Habitat.
Anglerfish hidup di kedalaman laut yang sangat dalam, yaitu antara 200 hingga 2000 meter di bawah permukaan laut. Tubuhnya berbentuk bulat dengan sungut panjang yang memiliki "lampu" di ujungnya. Penampilan anglerfish yang menyeramkan ini diperkuat dengan deretan gigi tajam berbentuk taring.
2. Spesies.
Ada lebih dari 200 spesies anglerfish yang tersebar di seluruh dunia. Namun, sebagian besar spesies ini ditemukan di perairan laut dalam Samudra Atlantik dan Samudra Antartika.
3. Ukuran.
Meskipun banyak anglerfish yang berukuran kecil, beberapa spesies dapat tumbuh hingga mencapai panjang 3,3 hingga 4 kaki (sekitar 1 hingga 1,2 meter).
4. Lampu Bioluminesensi.
Anglerfish terkenal karena memiliki lampu bioluminesensi di ujung sungutnya, yang digunakan untuk menarik mangsa. Lampu ini berfungsi sebagai umpan yang menarik ikan kecil dan krustasea (sejenis udang-udangan) untuk mendekat, sehingga anglerfish dapat dengan mudah menangkap dan memakannya.
Penemuan anglerfish di lepas pantai Tenerife merupakan fenomena yang sangat langka dan menarik perhatian dunia. Meskipun belum ada penjelasan pasti mengenai alasan kemunculannya di permukaan, para ilmuwan memberikan berbagai teori yang mungkin menjadi penyebabnya. Fenomena ini juga memberikan wawasan lebih dalam tentang kehidupan di laut dalam, serta memicu rasa ingin tahu yang lebih besar tentang makhluk-makhluk misterius seperti anglerfish.
Dengan artikel ini, semoga pembaca dapat menambah pengetahuan tentang ikan anglerfish dan fenomena langka yang terjadi di perairan Tenerife.